Sabtu, 02 Juli 2011

Dong Yi episode 13

Waktu Ujian,

Sebuah kotak diletakkan di atas meja. Inspektur Yoo menjelaskan ini adalah bagian 1 dari teks dan mereka harus menjelaskan secara lisan. Inspektur Yoo memulai ujian, dan para gungnyeo datang berpasangan untuk mengucapkan teks di depan Inspektur Yoo. Dong yi terlihat cemas.

Dayang Jeong memanggil Ae Yang dan Lan Yi, mereka diminta menjelaskan bab 20 dari Doktrin, "Ketulusan adalah cara langit." Artinya, orang yang memiliki ketulusan dia adalah orang yang tanpa usaha, mendapatkan apa yang benar, dan tanpa berpikir akan secara alamiah dan mudah melakukan yang benar. Dia yang memiliki ketulusan adalah dia yang memilih apa yang benar dan dengan teguh memegangnya hingga akhir.

Kemudian Lan Yi, dan ia mulai memilih bab..dst Dong yi tanya pada Jung Im apa ia memiliki buku Doktrin itu. Jung Eum minta Dong yi menyerah saja, sejak awal, ini bukan tempat untuk Dong Yi. Akhirnya Inspektur Yoo mengumumkan bahwa Ae YAng dan Lan Yi lulus ujian.

Dayang Bong memanggil Shi Bi dan Ae Jung, Dong Yi terlihat putus asa. Inspektur Yoo menyuruh Shi Bi untuk memulainya.

Pelayan Lady Jang berlari menemui Lady Jang. Jang Ok Jung dengar dari dayang Chu tentang Dong yi yang diminta mengikuti ujian Shi Jae dan terkejut sekali, bagaimana ini? Mereka membiarkan orang tanpa pendidikan sebagai calon penyelidik (Nain) mengikuti ujian? Dayang Chu membenarkan, mereka berkata ini aturannya untuk biro penyelidik internal. Sehingga semua gungnyeo harus menjalaninya, begitu pula DOng yi. Lady Jang mendesah.

Giliran berikutnya adalah Jung Im dan Dong Yi. Keduanya maju, Dong yi gelisah, mereka memberi hormat dan duduk di depan Inspektur Yoo. Jung Im memulai lebih dulu, ia mengambil soal dan mendapat bab 28, "Tidak seorangpun selain Putra Langit yang berhak memimpin upacara, memperbaiki ukuran2, dan menemtukan karakter yang tertulis. Sekarang kalau di sebuah kerajaan, seseorang bisa saja menguasai takhta, tapi jika dia tidak memiliki kebijaksanaan, dia tidak boleh membuat perayaan atau musik. Seseorang mungkin memiliki kebijaksanaan, tapi jika ia tidak menguasai takhta, dia tidak akan bisa membuat perayaan atau musik." Inspektur Yoo meluluskan Jung Im, Jung Im meninggalkan meja dan gilirang Dong yi.

Dong yi mendapat bab 26, "Untuk keseluruhan ketulusan perlu usaha terus menerus" Dong yi membacanya. Inspektur Yoo minta Dong yi melanjutkan kata2 berikutnya. Dong yi mendesah, Inspektur Yoo bertanya mengapa kau mengulur-ulur waktu? lanjutkan. Dong yi mengulang kata2nya. Inspektur Yoo minta kata2 berikutnya, Dong yi mencoba tapi kemudian ia minta maaf karena ia tidak tahu apa kata2 berikutnya. Inspektur Yoo berkata, benar? Dan kemudian tidak meluluskan Don Yi.

Dong yi lari mengejar Inspektur Yoo dan berkata ujiannya sangat tidak adil baginya, ia ingin kesempatan kedua, karena itu adalah buku yang belum pernah ia baca sebelumnya, makanya ia tidak tahu.

Inspektur Yoo berkata itu hanya alasan saja. Dong Yi berkata Inspektur Yoo tahu bahwa dirinya belum pernah membaca buku Doktrin itu. Jadi apa sejak awal ini sudah direncanakan untuk mengeluarkan dirinya dari biro? Inspektur Yoo berkeras ia hanya mengikuti aturan. Jika dalam ujian ini Dong yi mendapat dispensasi, maka ia merasa menyesal. Tapi sebagai gungnyeo Dong yi harus mengikuti aturan dan tata tertib dalam biro.

Inspektur Yoo minta Dong yi kembali ke kamarnya dan menunggu hasil ujian disana. Dong yi menangis dan merasa diperlakukan tidak adil. Tapi ia perlu kesempatan kedua. Shi Bi memuji Inspektur Yoo dan strateginya untuk mengeluarkan Dong yi dari biro penyelidik. Semua setuju, disini bukan tempat Dong yi.

Jung Im berkata mereka seharusnya malu karena insiden ini. Apa maksudmu? teman2nya tanya. Jung Im berkata insiden ini sama saja dengan meludahi wajah mereka sendiri. Ini semua taktik untuk mengeluarkan Dong yi.

Saat rapat, Inspektur Yoo tanya apa ada masalah dalam ujian ini? Dayang Jeong dan Bong tidak puas dan Inspektur Yoo berkata ia hanya mengikuti aturan dan ia merasa aturannya tidak ada yang salah. Dayang Jeong berkata jika memang ingin membuktikan kepandaian Dong yi maka mereka harus memberi kesempatan sama untuk Dong yi. Seorang yang tidak pernah mendapatkan pengajaran dan pelatihan maka pertama kali adalah ia harus dilatih menjadi seorang Nain. Inspektur Yoo berkata kebijakan biro tidak perlu dipertanyakan lagi.

Tapi Dayang Bong merasa Dong yi belum juga belajar jalan, bagaimana mereka bisa memintanya berlari, ini tidak adil dan lebih lagi DOng yi datang ke biro penyelidik atas penunjukan langsung Ratu Inhyeon. Tapi tetap saja Inspektur Yoo berkata mereka harus mematuhi aturan biro penyelidik, maka hal ini tidak perlu dibahas lagi.

Dayang Bong tanya mengapa Dayang Jeong diam saja, apa ia akan membiarkan saja Inspektur Yoo seperti ini. Dayang Jeong berkata Inspektur Yoo sangat teguh, apa yang harus ia katakan lagi. Dayang Bong merasa ini salah dan akan membawa hal yang memalukan untuk Biro. Bagaimana mereka bisa membiarkan ini terjadi, ini karena mereka ingin mengusir Cheonmin sehingga mereka merancang siasat keji ini. Benar2 memalukan. Dong yi menyadari bahwa ia akan dikeluarkan, tapi ia menggelengkan kepalanya, ia tidak akan diam saja. Dong yi pergi.

Jang Ok Jung kesal, ia tahu dan sudah memprediksi ini akan terjadi tapi ia tidak menyangka atasan dalam Biro penyelidik membuat siasat pengecut seperti ini. Dong yi akan dikeluarkan dan ini akan merusak reputasi Lady Jang, mereka harus menemukan solusi cepat untuk menyelesaikan masalah ini. Jang Ok Jung berkata sebaliknya, ia tidak akan melakukan apapun mengenai hal ini. Dayang Chu kaget. Lady Jang berkata jika ia datang menolong Dong yi lagi maka akan ada halangan baru lagi untuknya maka Dong yi harus belajar menyingkirkan halangan ini sendiri.

Dayang Chu bingung apa Dong yi bisa, jika Dong yi tidak bisa maka posisi Jang Ok Jung akan terancam dan dalam bahaya. Lady Jang hanya bisa berdoa, Dong yi bisa melewati halangan ini demi mereka berdua. Dayang chu tidak yakin dan Lady Jang hanya menghela nafas.

Ibu Suri Myeongseong melarang Ratu Inhyeon ikut campur dan minta agar membiarkan biro mengurus sendiri urusan mereka. Ratu Inhyeon memohon dan berkata bagaimana mereka bisa menggunakan alasan ujian pada seorang gadis yang tidak tahu apapun dan mengeluarkannya dari biro, dan bagaimana mereka bisa diam saja seperti ini.

Ibu Suri berkata apa lagi yang bisa mereka lakukan, Ibu Suri ingat bahwa Ratu Inhyeon ingin menegakkan hukum negara inilah alasan mengapa Ibu Suri ingin Ratu masuk istana waktu itu. Ini juga persis sama, Biro penyelidik tidak akan melanggar hukum.



Ibu Suri mengingatkan, jika Ratu menolong Dong yi, berarti ia juga menolong Jang Ok Jung. Ibu Suri berharap Ratu tidak mengabaikan permintaan-nya, jika Ratu menolak keinginan Ibu Suri, ia akan sangat kecewa dengan Ratu. Ratu sangat bingung.

Dong yi pergi ke perpustakaan biro, ia membaca buku2 aturan Biro, ia mencari apa saja yang bisa membantu masalahnya. Kemudian DOng yi menemukan buku "Aturan2 Biro Penyelidik Internal" dari rak. Ia membaca halaman2-nya kemudian ia menemukan sesuatu. DOng yi segera mengejar Dayang Jejo dan Inspektur Yoon, Dong yi minta waktu bicara. DOng yi merasa ujian kali ini memiliki kesalahan teknis. Maka ia berhak mengulang. Dayang Jejo kaget dan Dong yi menunjukkan halaman dari buku aturan Biro itu, yang tertulis, bahwa ujian seperti tadi (mengulas doktrin diluar kepala secara lisan), hanya bisa dijalankan oleh orang yang sudah mempelajari keseluruhan buku dari semester akhir, merekalah yang bisa duduk untuk ujian, Itulah mengapa buku Doktrin yang ia pelajari hanya beberapa hari ini tidak bisa dijadikan dasar mengikuti ujian.

Inspektur Yoo kaget dengan kata2 Dong Yi. Dong yi berkata Inspektur Yoo tahu sebelumnya bahwa ia belum mempelajari buku itu, tapi tetap saja memintanya ikut ujian, ia merasa ini tidak adil dan Dong yi ingin mengikuti ujian ulang. Inspektur Yoo berkata Dong yi tidak perlu berkata lagi dan dong yi benar2 tidak tahu aturan. Beraninya kau datang dan menguliahi kami tentang aturan Biro. Dong yi tetap memohon dan Inspektur Yoo ingin menampar Dong yi tapi dihentikan oleh Dayang Jejo.

Dayang Jejo tanya apa yang diinginkan Dong yi, Dong yi berkata sesuai yang ia ketahui, untuk mempelajari Doktrin itu perlu waktu setengah bulan dan jika mereka mengijinkannya membaca Doktrin itu...Dayang Jejo minta Dong yi tutup mulut dan berkata jangankan setengah bulan, ia tidak akan memberikan DOng yi waktu seharipun untuk melakukannya. Kau tahu mengapa? Karena dirimu, maka biro internal sudah mengalami bencana. Dayang Jejo berkata tempat ini bukan tempat untuk orang seperti Dong Yi. Dayang Jejo minta Dong yi pergi saja. Dong yi mencoba memohon tapi keduanya berlalu.

Yeong Dal berlari menemui Hwang ju shik di dalam kantor dan berkata ada kemungkinan Dong Yi akan kembali ke biro musik. Hwang Ju shik kaget dan tanya mengapa. Tiba2 Oh Ho Yang masuk dan minta untuk mengulang apa yang barusan kalian katakan? Yeong Dal berkata Dong yi mungkin akan kembali ke biro musik. Oh Ho Yang senang mendengarnya, ini hebat kata Oh Ho Yang, jika Dong yi kembali ia jelas akan membuat Dong yi menjadi gisaeng istana dan Dong yi akan menemaninya. Hwang Ju shik dan Yeong Dal memandang Oh Ho Yang dengan kesal.

Keduanya berjalan keluar dan Hwang Ju Shik marah sekali pada Oh Ho Yang. bagaimana bisa manusia seperti itu hidup di dunia ini. Yeong Dal setuju, dan tanya lalu apa yang akan mereka lakukan sekarang, Dong Yi benar2 kasihan. Saat dia tahu dia bisa menjadi gungnyeo dan ditugaskan ke biro penyelidik, Dong yi sangat senang. Bagaimana kemalangan ini bisa terjadi pada Dong yi. Hwang Ju Shik mengaku ia tahu ini tidak akan mudah tapi ia juga tidak percaya mereka tidak memberikan kesempatan sedikitpun pada Dong Yi. Mereka benar2 keterlaluan.

Sukjong dan rombongannya lewat dan akan menuju jembatan, tiba2 turun hujan. Kasim Han berkata Yang Mulia hari mulai hujan. Sukjong melihat ke langit dan melihat langin sangat cerah dan juga matahari bersinar terang, Tapi Kasim Han berkata anginnya sangat kencang dan ia minta Raja masuk ke dalam segera, dan benar saja..hujan turun dengan deras dan Raja Sukjong heran.

Staf Biro juga berteduh, mereka heran mengapa tiba2 hujan, Musim semi sudah tiba, mengapa cuaca masih dingin seperti ini, dan mengapa cuaca tiba2 berubah, ini benar2 tidak biasa. Ae Jung setuju ia bertanya-tanya apa ini karena Dong yi disini. Shi Bi setuju, DOng yi itu keras kepala sekali. Jung Im hanya mendengar rekan2nya saja dan memikirkan DOng yi

Dong Yi berlutut di depan kantor Biro penyelidik untuk memohon keadilan baginya, ia berlutut dalam hujan. Dayang Jeong datang dan memayungi Dong Yi. Dayang Jeong berkata biarpun Dong yi seperti ini, mereka tidak akan mengubah keputusan mereka. Sampai kapan kau akan berlutut di sini? Dong yi berkata sampai ia bisa diberikan kesempatan kedua untuk mengulang ujian. Dayang jeong kaget. Dong Yi tanya apa Jeong Sang Gung ingat saat ia pertama kali datang ke biro, waktu itu Anda berkata ia datang kesini tanpa usaha untuk mendapatkan posisi ini. Dong yi bekata kata2 itu sangat menyakitkan baginya tapi kenyataan-nya itu adalah realita. Yang tidak bisa disangkal.

Jeong Sanggung mencoba menghibur Dong yi, dan dong yi berkata jika ia tidak melakukan ini apalagi yang bisa dilakukan pelayan dari kelas Cheonmin seperti dirinya. Dong yi mengaku ia ingin mencapai aspirasinya, mimpinya. Apa salah jika ia punya mimpi. Kenyataan bahwa ia akhirnya dapat dispensasi untuk mendapatkan posisi ini dan membuatnya semakin dekat untuk meraih mimpinya. Ia juga ingin menunjukkan pada semuanya bahwa seorang Cheonmin bukan hanya orang rendahan, Dong yi berharap ia bisa diberikan kesempatan yang adil untuk membuktikan bahwa ia mampu. Dong yi merasa sudah diperlakukan salah dan tidak adil, dan ia hanya akan dianggap sebagai Cheonmin saja. Jeong Sang gung tergerak hatinya.

Jeong Sang Gung merenung dan Bong Sang Gung tanya apa yang ia pikirkan. Jeong Sang gung berkata sudah berapa lama mereka tidak mendapatkan promosi, Bong heran mengapa tiba2 rekannya menyinggung soal promosi. Bong Sang Gung berkata mereka seangkatan dengan Inspektur Yoo, tapi Inspektur Yoo naik jabatannya, mereka ditinggal saja, dan kemudian ia tanya mengapa. Jeong Sang Gung bertanya berapa lama lagi kita akan membiarkan situasi seperti ini. Bong Sang Gung heran.

Malam hari, hujan sudah berhenti, tapi DOng yi tetap berlutut di depan kantor Biro Penyelidik.

Paginya, Jeong Sang Gung dan Bong Sang Gung mengajukan masalah ini pada Inspektur Yoo yang merasa kesal. Mengapa mereka membuat keributan di biro, tapi kedua petugas merasa semua yang terjadi ini tidak adil dan benar2 memalukan. Inspektur Yoo kaget tapi Bong Sang gung setuju, Biro penyelidik adalah tempat mencari kebenaran dan keadilan, tapi mereka tidak konsisten dan mengusir pelayan begitu saja apalagi menggunakan taktik seperti ini. Saat mereka tengah berdebat, Min Ji masuk dan lapor ada masalah.

Jung Im dan Ae Jung menemukan Dong Yi pingsan di halaman depan kantor. Jung Im langsung memeriksa Dong yi dan minta Ae Jung membawa DOng yi ke kamarnya dan Jung Im memanggil tabib.

Semua Pemimpin Biro Penyelidik keluar dan menyambut Ratu Inhyeon dan rombongannya. Jejo Sang Gung menyambut Ratu dan tanya apa tujuan Ratu. Ratu berkata ia benar2 kecewa dengan Biro Penyelidik. Ratu berkata ia tidak akan menjatuhkan hukuman untuk Biro, dan ia juga tidak minta pertanggungjawaban, ini karena ia ingin menjaga kewibawaan dan reputasi biro, tapi beraninya kalian menggunakan taktik kotor dan tidak mengikuti perintah Ratu, kalian sudah menghancurkan reputasi kalian sendiri dengan taktik kotor ini.

Jejo Sang gung mencoba menjelaskan pada Ratu tapi Ratu tidak mau mendengar, dan minta Jejo Sang Gung menghentikannya, Ratu datang bukan untuk mendengar alasan, apa kalian mengerti. Ratu minta mereka bertanggung jawab atas insiden ini. Jejo Sang Gung dan Inspektur Yoon terperanjat dan kaget sekali.

Dong yi mulai sadar dan Jung Im ada di dekatnya. Dong yi memanggil Jung Im dan Jung Im tanya apa Dong yi baik2 saja. Dong yi harus menemui seseorang kata Jung Im.

Jeong Sang Gung membawa Dong yi ke kediaman Ratu. Dayang Ahn tanya apa ia Dong yi, Jeong Sang gung membenarkan. Dong yi disuruh masuk.

Dong Yi masuk dan menghadap Ratu. Ratu memandangi Dong yi dan mengatakan ia sudah mendengar banyak berita tentang Dong yi. Ratu benar2 ingin tahu untuk mengenal gadis seperti apa Dong yi ini. Tapi ia tidak pernah membayangkan bahwa Dong yi begitu rapuh. Ratu mendengar Dong Yi ingin mengikuti ujian ulang. Dong yi juga mengatakan jika ia diberi kesempatan sama maka ia akan bisa lulus ujian. Dong yi menggangguk dan Ratu tanya bagaimana bisa, jika Ratu memberikan Dong yi kesempatan apa Dong yi yakin ia akan lulus ujian?

Dong yi kaget. Ratu berkata ia ingin segera menyelesaikan masalah ini. Tapi ini hanya bisa dilakukan jika Dong yi yakin ia bisa lulus. Dong yi meyakinkan Ratu, ia punya keyakinan ia bisa melakukan dengan baik. Jika ia diberi kesempatan. Ratu berkata jika Dong yi mengulang dan gagal lagi, ia tidak punya alasan lagi, dan harus segera meninggalkan biro penyelidik internal. Dong yi mengerti.

Semua staf biro penyelidik berkumpul. Jejo Sang Gung mengumumkan penggantinya. Ia melihat ke Inspektur Yoo dan berkata ia tidak bisa mempercayakan biro kepadanya karena Inspektur Yoo orang yang penuh rasa curiga dan tidak objektif. Maka Jejo Sang Gung berkata Jeong Sang Gung yang mulai sekarang akan memimpin diskusi dengan Inspektur Yoo dalam mengoperasikan biro penyelidik. Bong Sang Gung terkejut dan Jeong Sang Gung menyanggupinya. Inspektur Yoo tersingkir.

Jejo Sang Gung tanya mengenai gadis dari dept. musik itu. Jeong sang Gung memanggil Dong yi. Dong yi akan mengulang ujian dalam 3 hari.

Sukjong mendengar bahwa Dong yi akan mengulang ujiannya. Kasim Han menjelaskan Dong yi harus mengulang dalam 3 hari. Sukjong heran, 3 hari? Tidak banyak yang bisa dipelajari dalam 3 hari. Apa ia bisa melakukannya, tidak mudah belajar sendirian. Kemudian Sukjong dapat ide hebat.

Dong yi belajar di paviliun dan ia mengingat semua doktrin, Bab 27, "Maka, orang yang kuat menghormati bakat kebijaksanaan-nya dan terus belajar, ..dst" Kemudian seseorang berjalan dengan membawa lentera saat Dong yi menghafal bab 20, Kebijaksanaan adalah karakteristik kemanusiaan, dan latihan terbaik adalah mencintai sesama. Kebenaran adalah tindakan apa yang sesuai dengan yang benar, dan latihan terbaiknya adalah menghormati yang berharga. dsb...

Sukjong mendekat dan meletakkan lentera di meja Dong Yi dan terlihat sedikit ingin tahu dengan pelajaran Dong yi. Dong yi kaget sekali saat melihat ke atas dan melihat Sukjong!

Sukjong, "Cara belajarmu itu, apa bisa menguasai teksnya?"
Dong Yi, "Ban Gwan Da Ri!!..Apa yang anda lakukan malam2 seperti ini?"
Sukjong, "Ini sudah larut dan ia mendengar ada yang bergumam terus menerus dan ternyata bukan lain adalah kau."
Dong Yi, "Apa? Tapi ..seragam resmimu..terlihat sangat mewah."

Sukjong mengangkat lengannya, untuk memperlihatkan seragamnya. Keren kan?

Sukjong, "Apa kau merasa seragam ini cocok untukku?"
Dong Yi, "Iya..."
Sukjong, "Ini kali pertama aku mencoba mengenakan seragam resmi, aku tidak menyangka akan mendapat pujian darimu."
Dong yi, "Apa?"
Sukjong mengajak Dong yi ke perpustakaan istana. Dong yi heran tempat apa ini. Ini Seung Jeong Won kata Sukjong, perpustakaan kedua, angin sangat dingin di luar, lebih baik belajar di dalam saja.

Dong yi kaget, bagaimana mereka bisa masuk begitu saja ke tempat seperti ini. Sukjong beralasan ia tugas jaga malam, sehingga tidak akan ada yang mengganggu mereka. Tapi DOng yi bingung, bagaimana Ban Gwan Da Ri bisa tugas malam?

Sukjong beralasan ia hampir tiap malam jaga malam. Dong yi masih heran bagaimana bisa. Tapi sukjong langsung mengarahkan Dong Yi ke meja, ayo duduk..duduklah.

Sukjong, "Aku dengar kau jadi gungnyeo di biro penyelidik internal, seragam Nain itu lumayan cocok untukmu."
Dong Yi, "Nain apa? Aku belum jadi Nain, Tuan...aku perlu ikut ujian lisan dan lulus untuk jadi Nain."

Sukjong, "Oh! Itu aku sudah dengar sambil lalu ...kau pasti sangat yakin kan? ujian Biro penyelidik terkenal sangat sulit."
Dong yi, "Sebenarnya aku tidak punya keyakinan"
Sukjong, "Apa?"
Dong yi, "Membaca, aku bisa membacanya tapi bagaimana aku bisa mengerti artinya..hanya memikirkan ujian itu saja kepalaku sudah kosong dan membuatku menggigil dan berdebar."

Sukjong, "Benarkah? Jadi ini benar2 jadi masalah ya? Tapi Raja sudah memperlihatkan dukungan dan kepercayaan-nya padamu, bahwa kau akan lulus ujian."
Dong yi, "Apa? Yang mulia?"
Sukjong, "Kau tidak tahu? Yang Mulia..punya harapan besar padamu."
Dong yi, "Apa yang anda katakan..apa benar Tuan?"
Sukjong, "Iya benar, tapi melihatmu sekarang, tanpa sedikitpun rasa percaya diri, ini benar2 mengecewakan..Lalu kau ini siapa? Kau ini Pungsan yang sekali menggigit tidak akan dilepaskan, mengapa kau memperlihatkan bahwa kau sangat lemah? Kau tidak seharusnya begini." Dong yi menghela nafas.

Sukjong, "Hah..ini tidak akan berhasil..sini biarkan aku membantumu."
Dong Yi, "Tuan?"
Sukjong mengambil buku doktrin dari Dong yi. Mari kita lihat...

Sukjong menunjuk Doktrin bab 25, "Ketulusan adalah dimana introspeksi dilakukan, dan caranya adalah orang itu harus memimpin dirinya sendiri." lalu Sukjong tanya apa artinya. Dong yi minta agar bukunya dikembalikan, Sukjong menolaknya. Tidak ada waktu, kau harus berusaha menjelaskannya. Dong yi menjelaskan dan tanya apa benar? Sukjong terus melanjutkan, "Apa yang Langit sudah tentukan disebut alam, dan selaras dengannya disebut Jalan kewajiban, aturan dari jalan ini disebut instruksi" Lalu Dong yi menjelaskan maksudnya.

Sukjong, "Lihat..Aku sudah bilang kau ini benar2 Pungsan, mungkin kau ini So Dang Gae, kau bisa mengulas dengan benar."
Dong yi, "Apa? Apa itu So Dang Gae?"
Sukjong, "Tapi 3 hari untuk menguasai Doktrin ini, bukan hal gampang." Dong yi mendesah.
Sukjong, "Kalau begitu biarkan aku..menunjukkan teks yang penting dalam Doktrin ini" (istilah sekarang, kisi-kisinya ..)

Dong yi merasa tidak perlu, ini akan sangat merepotkan Sukjong. Sukjong berkata kapan kau itu tidak menyusahkanku? Kenapa tiba2 kau jadi segan padaku?
Dong Yi tidak enak. Sukjong berkata mulai sekarang ia akan menjelaskan arti teks itu dan Dong yi harus mengingatnya, apa kau mengerti? Dong yi kaget.

Sukjong berkata siapa tahu besok akan keluar dalam ujian. DOng Yi langsung setuju.
Sukjong langsung menunjukkan bagian penting dari Doktrin. Sukjong : "Pinjam jarimu..ini pasti ini." Sukjong menarik tangan Dong yi dan menunjukkan bagian yang penting, Dong yi sedikit terperanjat, Sukjong lalu menunjukkan teks berikutnya.

Dong yi bertanya beberapa hal dan Sukjong merasa itu tidak akan keluar ujian. Dong yi heran bagaimana Sukjong yakin...

Sepanjang malam, Sukjong membantu Dong yi belajar.

Paginya, staf biro penyelidik berkumpul. Ini adalah ujian ke dua, pesertanya Dong yi dan Eun Geum. Jeong Sang Gung minta Eun Geum duluan. Eun Geum mendapat soal Bab 20, "Beberapa orang terlahir dengan pengetahuan mengenai tugas tertentu, beberapa mengetahuinya dari belajar, dan beberapa menguasainya setelah merasakan kesakitan karena mengabaikannya. Tapi pengetahuan yang diperoleh, akan menuju pada hal yang sama. beberapa melatihnya dengan mudah, beberapa dari keinginan karena mendapatkan kesempatan, dan beberapa dengan usaha keras. Tapi semuanya menuju pada hal yang sama." Jeong Sang Gung minta Eun Geum menjelaskan, tapi Eun Geum terbata-bata.

Jeong Sang Gung berkata sekarang giliran Dong Yi. Dong yi mengambil kertas soal dan membukanya, ia heran bahwa itu adalah salah satu yang diajarkan Sukjong padanya. Dong yi kaget dan kemudian tersenyum.

Jeong sang Gung tanya apa Dong yi tahu jawabannya? Dong yi mengangguk, Bab 30, "Semua hal dirawat bersama tanpa saling melukai. Pembagian musim, matahari dan bulan, semua teratur dan tidak bertabrakan. Kekuatan paling kecil seperti aliran sungai, kekuatan terbesar terlihat dalam perubahan besar. Ini yang membuat langit dan bumi begitu hebat." Inspektur Yoo kaget sekali, DOng yi bisa menghafalkan doktrin dengan akurat, Jeong Sang Gung dan Bong Sang Gung puas sekali.

Yeong Dal menunggu Hwang Ju shik, dan Hwang datang dengan kabar baik, Dong Yi lulus! Hwang berkata Dong yi bisa menghafal Doktrin dengan sangat bagus dan melebihi Nain lain, keduanya berpelukan dengan gembira. Semua anggota dept. musik juga gembira dan saling berpelukan.

Dong yi berjalan keluar dan ia masih tidak percaya bahwa ia lulus ujian, Dong yi merasa kakinya lemas dan ia jatuh terduduk. Bong Sang Gung datang dan mengucapkan selamat. DOng yi bangkit dan memberi hormat. Kedua Sang gung berkata Dong yi bisa menguasai doktrin hanya dalam waktu singkat ini benar2 luar biasa. Tapi ini hanya permulaan dan Dong yi tidak boleh sombong. Dong yi mengerti. Bong Sang Gung berkata, jadi mengapa kau masih ada disini? Dong yi tidak mengerti. Bong berkata semua gungnyeo sedang berlatih, Dong yi tahu dan segera lari ke tempat latihan.

Jang Hee Jae datang dan mengunjungi Lady Lang. Lady Jang berkata bahwa kakaknya cocok dengan seragam barunya. Jang Hee Jae berkata jika seragam ini membuat lady Jang senang, ia tidak akan mengambil jabatan di pemerintahan dulu. Lady Jang bertanya apa kakaknya tidak mau posisi lebih tinggi? Jang hee Jae berkata, semakin tinggi posisi akan semakin menarik banyak perhatian. Lihat saja bagaimana Lady Jang. Jang Hee Jae berkata ia dengar Sukjong pergi ke Oh Yang (Chungcheongbuk-do)

Lady Jang berkata setiap kali Sukjong akan mengambil keputusan besar, ia akan pergi ke sana untuk berkontemplasi. Sepertinya Baginda akan segera membuat keputusan penting.

Sukjong dan rombongannya ada di Oh Yang dan ia berlatih memanah. Semua tembakan Sukjong meleset dan tidak kena target. Salah seorang petugas memuji Sukjong dan Sukjong erkata apa kau menertawakanku? Sukjong berkata lihat saja, sebagai petugas, melihat realita di depan mata, dan tetap saja tidak bisa menyadarinya dan tidak melaporkan hal dengan jujur. Petugas itu minta maaf karena kesalahannya. Sukjong berkata kemampuan memanahnya akhir2 ini menurun dan ia ingin latihan bertempur lagi jika kembali nanti. Ia minta beberapa pejabat militer melatihnya. (Wah..kalo Min Jung ho masih hidup, bisa dilatih sama dia ..) Petugas mengerti, dan Sukjong melihat hasil tembakannya, apa yang bisa ia lakukan jika ia bukan Raja, lalu Sukjong minta pendapat petugas Do Seong Ji.

Do Seong Ji hanya tersenyum dan tanya mengapa Baginda tiba2 tertarik untuk mempelajari seni bertempur. Sukjong tertawa dan berkata bahwa seseorang pernah mengatakan bahwa ia benar2 lemah dan tidak kuat secara fisik. Ia merasa terganggu dengan itu. Sukjong berkata nanti kalau kembali ke istana, orang2 yang lemah seperti dirinya harus mulai berlatih.

Sukjong menawarkan proposal pada Oh Tae Seok untuk menyeimbangkan dominasi faksi Seoin (Barat) di dewan istana. dan memberikan mereka kesempatan sama dalam pemerintahan Sukjong. Sukjong tahu susah untuk menunggu kedua pihak bersatu dalam mengatur negara. Maka ia memberikan faksi Namin hak yang sama.

Pihak Namin senang sekali. Mereka akan bisa menandingi dominasi pihak Seoin di dewan istana. Oh Tae Seok berkata bahwa Sukjong sudah memberi mereka undangan dan persetujuan untuk mengambil alih kepemimpinan politik, sekarang adalah waktu mereka untuk memperluas kekuatan dan pengaruh.

Oh Yun berkata tapi kita sudah lama memperjuangkan Jang Ok Jung sebagai selir tapi belum berhasil. Oh Tae Seok berkata bahwa Ibu Suri Myeong seong dan pihak Seoin akan menghalangi ini, tapi mereka akan terus memperjuangkan Jang Ok Jung.

Oh Tae Pung dan anaknya ingin diberi kesempatan ikut dalam pertikaian politik ini, tapi Oh Tae seok berkata Oh Tae Pung tinggal tenang di dept. musik saja.
Ibu Suri menentang pengangkatan Jang Ok Jung sebagai selir, langkahi dulu mayatku. Menteri Jung In Guk berkata ini bukan hanya masalah Jang Ok Jung tapi juga pertikaian dua partai politik. Ibu Suri berkata agar mengumpulkan semua pejabat, mereka harus menyelesaikan masalah ini segera. Jung In Guk mengerti.

Min Ji meminta Dong Yi mendekat dan ia minta Dong yi mengatur dokumen2 berurutan. Dong yi senang dan Min ji cepat2 pergi. Jung Im ada di situ dan Dong yi berkata apa Jung Im melihatnya, Min Ji memberinya tugas, Jung Im tidak tertarik ia hanya berkata Min Ji bosan dengan tugasnya dan ia mau menyiapkan yang lain. Dong yi berkata biarpun demikian ia senang karena akhirnya ada percakapan diantara mereka dan ada sesuatu yang ia kerjakan. Nanti pelan2 akan lebih baik, aku benar kan? Jung Im diam saja.

Dong yi tanya sepertinya akan ada latihan penting, semua gungnyeo sibuk menyiapkan sesuatu. Jung Im berkata ada petugas dari Uigyeongbu dan kepolisian akan datang mengajar. Dong yi tanya materinya. Materinya penyelidikan, mereka akan mengajar petugas biro agar bisa menyelidiki lebih efektif.

Semua staf biro sibuk berdandan. Untuk menyambut petugas dari Uigyeongbu dan kepolisian. Sebenarnya mereka senang karena petugas itu pria semua. Jeong Sang Gung dan Bong Sang Gung melihat semua gungnyeo sibuk berdandan. Jeong Sang Gung tidak menyukainya, di kelas itu belajar bukannya berdandan dan ia mau menghentikan mereka, tapi Bong Sang Gung mencegahnya, lalu Jeong Sang Gung menyadari bahwa Bong Sang Gung juga mengenakan riasan. Jeong Sang Gung tidak bisa membayangkan Bong juga merasa sama dengan anak2 itu. Bong sang Gung berkata, petugas dari kepolisian Seo Yong Gi datang. Jeong sang Gung tertawa dan berkata ia tidak percaya ini.

Hwang Jung Gun berkata pada Seo Yong gil, bahwa ia membawa seseorang. Ternyata Cha Cheon Soo. Seo Yong Gi tanya apa Cha Cheon Soo petugas koroner. Hwang berkata Cha Cheon soo ini bagus sekali kerjanya dan sangat cepat. Seo Yong Gi berkata baiklah jika menurut Hwang cocok, segera bersiap. Seo Yong Gi pergi.

Cha Cheon Soo tanya ada apa sebenarnya. Hwang Jung Gun berkata mereka akan ke istana untuk memberikan pengajaran penyelidikan. Cha Cheon Soo tanya pengajaran penyelidikan? Hwang menjelaskan tentang para gungnyeo di biro penyelidik internal. Dan ia minta Cha Cheon Soo membantu Seo Yong gi mengajar dengan menunjukkan alat2 peraga. Apa Cha Cheon Soo mengerti? Cha Cheon Soo mengerti.

Cha Cheon Soo menyiapkan bahan2, Jang Hee Jae masuk dan menyerahkan laporan otopsi pada Cha Cheon Soo, ini benar2 mengerikan. Jang Hee Jae juga berkata dia dengar Cha Cheon Soo akan mengikuti Seo Yong gi ke istana. Jang hee Jae merasa Cha cheon Soo tidak datang untuk menjadi polisi, tapi ia datang untuk balas dendam, bagaimana dengan teori itu? Apa kau mau menerima tawaranku?

Hwang Ju Shik membantu Yeong Dal memeriksa barang2 Cha Cheon Soo. Hwang berkata mereka sudah menyelidiki dan memeriksa semuanya, dan bahkan tidak menemukan satu serangga pun. Yeong Dal berkata dia bekerja sebagai koroner di kepolisian tapi menguasai bela diri yang tinggi, apa itu wajar? Pasti ada rahasia tersembunyi. Hwang merasa Yeong Dal benar2 menyia-nyiakan hidupnya. Hwang berkata Yeong Dal tinggi sekali 2 meter lebih, tapi keberaniannya kecil sekali seperti tikus. Hwang berkata jika Yeong Dal takut pada Cha Cheon Soo, usir saja dia dari rumahmu, beres. Yeong Dal tanya jika nanti ia sudah mengusirnya dan Cha Cheon Soo balas dendam bagaimana?

Yeong Dal berkata, ia pasti menyembunyikan sesuatu, yeong Dal memeriksa tas Cheon Soo dan menemukan bungkusan. Keduanya kaget, Yeong Dal membukanya dan menemukan ikat kepala Geumgae itu. Mereka merasa motifnya aneh dan mencium ikat kepala itu. Hwang juga menciumnya dan berkata tidak tercium apa2.

Cha Cheon Soo ikut Seo Yong Gi dan rombongan ke istana, Jeong dan Bong Sang Gung menyambut mereka. Seo Yong Gi memberi salam pada kedua pimpinan biro, Bong Sang Gung terlihat senang sekali. Jeong Sang Gung berkata para gungnyeo sudah menunggu. Seo Yong gi masuk kelas dan minta materinya disiapkan. Semua gungnyeo bersemangat dan Bong Sang Gung juga. Dong Yi tidak ada di kelas ini.

Inspektur Yoo membawa petugas Uigyeongbu Oh Yun dan timnya ke kelas lain, semua gungnyeo kecuali Dong yi ternganga melihat ketampanan Oh Yun. Inspektur Yoo mengenalkan Oh Yun dan minta mereka memberi salam. Oh Yun menyiapkan kuliahnya. Seo Yong gi mengajar para gungnyeo tentang ilmu forensik dan ia minta Cha Cheon Soo mengeluarkan model anatomi manusianya. Semua gungnyeo tertawa geli melihat model itu. Seo Yong gi minta maaf, ia tidak bisa membawa mayat sungguhan ke istana, lain kali, ia pasti akan membawa mayat untuk mereka.

Seo Yong gi berkata ketika sebuah tubuh ditemukan dalam keadaan mati, sistem pembusukan akan terjadi, dan kasus tidak punya batas waktu, itulah mengapa proses penyelidikan akan memainkan peranan penting untuk menyelesaikan kasus, dalam bentuk laporan otopsi, dari diagram ini, mereka akan tahu bagaimana susunan tubuh sesungguhnya dan ketika ditemukan, mereka harus mencatat kondisi tubuh dan semua jejak dan bukti yang ditemukan, di bagian dan tempat mana di tubuh itu. Dan juga apa yang dikatakan mayat itu dalam penyelidikan mereka.

Oh Yun mengajarkan mereka bagaimana menyelidiki dengan membaca kondisi seseorang dan menemukan apa yang terjadi dengan orang itu. Misalnya Oh Yun berkata Shi Bi sudah mendapat ijin keluar istana dan Ae Jung dihukum melakukan jaga malam. Ae jung kaget bagaimana Oh Yun tahu. Oh yun berkata dengan melihat tanda2 mereka. Oh Yun berkata Shi Bi membawa jubah luar ke dalam kelas, menandakan bahwa ia akan segera keluar, kemudian Ae Jung mendapat lingkaran hitam sekitar matanya yang menandakan kurang tidur. Dong yi kagum dengan kemampuan Oh Yun.

Oh Yun berkata dalam sebuah penyelidikan, penting untuk melakukan pengamatan sebagai alat penyelidikan, dalam waktu singkat, harus bisa membaca seseorang melalui pengamatan lalu membuat keputusan yang penting mengenai suatu masalah. Oh yun membawa beberapa orang, Di depan kalian ada 4 orang pria, semua mengenakan busana berbeda, gunakan pengamatan kalian dan katakan siapa diantara 4 orang ini yang sudah membunuh seseorang. Semua mulai membuat perkiraan.

Pelajaran Oh Yun selesai dan Dong yi masih ada dalam kelas dan membaca. Dong yi merasa ada seseorang di belakangnya dan ia melihat. Sementara itu, Seo Yong gi juga selesai dan Jung Im masih di kelas, untuk memeriksa model anatomi dan Cha Cheon Soo masuk untuk mengumpulkan kembali alat2 peraga. Cha Cheon Soo berkata waktunya sudah habis. Jung Im mengerti dan Cha Cheon Soo mengambil model anatomi itu, Ia berkata pada Jung im urutan yang ingin ia lihat pada anatomi tubuh ini tidak ada dalam catatan Jung Im. Jung im melihat Cha Cheon Soo dengan heran.

Dong Yi memberi salam pada Seo Yong gi, Seo Yong gi berkata ia dengar Dong yi menjadi gungnyeo di biro penyelidik internal dan ternyata benar. Seo Yong gi mengaku biarpun ini terjadi di depannya ia masih tidak percaya. Seo Yong gi tanya apa ada kesulitan beradaptasi ? Dong yi berkata tidak ada. Seo Yong gi memberikan beberapa buku referensi pada Dong yi, dan berkata Dong yi belum pernah belajar penyelidikan, dan buku2 ini bisa membantunya tentang apa penyelidikan itu. Dong yi senang sekali dan berterima kasih. Ia meyakinkan Seo Yong gi akan mempelajarinya sungguh2. Seo Yong gi tersenyum dan pergi.

Cha Cheon Soo sudah selesai berkemas dan ia mengikuti di belakang Seo Yong gi. Dong yi tidak memperhatikan Cha Cheon Soo dan ia berbalik. Saat Dong yi berbalik, Cha Cheon Soo berbalik dan melihat seorang gungnyeo sekilas.

Nyonya Park menyambut tamu2nya, Nyonya2 dari kalangan bangsawan. Seorang tamu menanyakan isteri Menteri Militer apa sudah datang dan ternyata belum jadi mereka bisa menunggu di dalam. Nyonya Yoon juga datang dan Nyonya Park langsung tanya mengapa kau datang? Nyonya Yoon berkata ia datang karena diundang oleh isteri Menteri. Nyonya Park tidak bisa menolaknya dan membiarkan ia masuk.

Nyonya Yoon duduk di paling belakang dan Nyonya Park mengkritik latar belakang Nyonya Yoon. Lalu isteri Menteri datang dan semua memberi hormat. Isteri Menteri justru memberi salam pada Nyonya Yoon, kau datang. Nyonya Yoon berkata ia datang atas undangan Nyonya tapi sepertinya perkumpulan ini tidak sesuai dengan latar belakangnya. Maka Nyonya Yoon akan pergi. Isteri Menteri berkata bicara apa itu dan ia minta Nyonya Yoon duduk di tempat pertama dan memberi tanda Nyonya Park untuk pindah. Ia berterima kasih pada Nyonya Yoon, karena Lady Jang, maka suaminya naik pangkat. Ia juga menanyakan keadaan Jang Ok Jung. Nyonya Yoon berkata bagaimana kalau Nyonya bersama saya mengunjunginya di istana? Isteri Menteri itu berkata ini suatu kehormatan dan ia mau. Nyonya Yoon tanya apa Nyonya Park mau ikut juga. Nyonya Park berkata ia akan pergi dan tidak bisa ikut.

Dong yi menemui Yeong Dal dan Hwang Ju Shik dan dengan gembira menyalami mereka. Hwang berkata ia bisa melihat keanggunan di wajah Dong yi, bagaimana bisa Dong yi tiba2 terlihat matang. Dong yi berkata ia cocok dengan seragam ini kan? Hwang berkata Dong Yi ini tidak malu2, beberapa hari lalu kau hampir dikeluarkan dari biro kan? Pungsan benar2 punya kulit tebal. Dong yi menjawab kalau tidak berkulit tebal ia bukan Dong Yi. Hwang Ju shik tertawa dan tanya mengapa Hwang dan Yeong Dal datang ke biro?

Yeong Dal minta maaf ia tahu Dong yi sibuk, tapi ia perlu bantuan Dong yi. Dong yi heran. Dong yi mengetahui dari Yeong Dal ada orang yang mencurigakan tinggal di rumah Yeong Dal. Ia adalah koroner dari kepolisian. Tapi ia masih muda dan sudah menguasai ilmu bela diri tinggi, bisa memanjat tembok, dan mengalahkan orang hanya dalam beberapa jurus. Yeong Dal berkata dalam beberapa hari ini ia ketakutan dan gelisah. Ia tidak bisa tidur.

Dong yi berkata sepertinya orang itu berbahaya, Yeong Dal usir saja dia. Yeong Dal berkata ia tidak tahu caranya, makanya ia minta tolong Dong yi. Dong yi kan anggota staf biro, jadi pasti bisa menemukan identitas orang itu dengan cepat. Dong yi tanya darimana ia dapat otoritas seperti itu. Yeong Dal berkata ia sangat ketakutan sampai2 ia tidak pernah tanya siapa nama orang itu.

Yeong Dal berkata ia menemukan ikat kepala ini. Dong yi mengenali ikat kepala itu, itu miliknya yang hilang. Dong yi tanya dimana Yeong Dal menemukan ikat kepala ini. Apa ini dalam barang2 orang itu? Yeong Dal membenarkan dan mereka berpikir ini sangat penting, karena disimpan dalam bungkusan yang diikat kuat. Dong yi tanya, orang itu sekarang ada di kantor polisi? Yeong Dal membenarkan, dia adalah petugas koroner...

Dong yi langsung lari ke kantor polisi. Yeong Dal memanggilnya. Cha Cheon Soo menemui Jang Hee JAe dan ia tanya apa tawaran Jang masih berlaku? Jang berkata Cha Cheon Soo sudah memutuskan menjadi anak buahnya. Cha Cheon Soo berkata ia tidak tertarik menjadi anak buah siapapun. Cha Cheon Soo berkata ini perdagangan, ia akan memberikan yang diminta Jang dan ia akan mendapat dari Jang yang ia perlukan. Jang Hee JAe setuju.

Dong yi datang ke kantor polisi dan bertanya apa ia bisa menemui petugs koroner.
Polisi, "Koroner?"
Dong yi, "Iya..dimana dia?"
Polisi, "Apa maksudmu Cheon Soo? ..Dia baru saja pergi"
Dong Yi, "Apa yang baru kau katakan tadi...Cheon Soo? Nama orang itu Cheon Soo?"

Polisi, "Ya benar, nama keluarganya Cha dan namanya Cheon Soo, tapi mengapa mencarinya Nyonya?"
Polisi itu pergi dan Dong yi masih terperangah tidak percaya...Cha Cheon Soo masih hidup, dan Dong yi melihat ikat kepala Geumgae itu.


Personal Notes :

Saya minta maaf karena semua Doktrin Confusius yang ditulis diatas tidak terlalu tepat terjemahannya, karena saya tidak mengerti ajaran Confusius dan tidak tahu teks aslinya. Jadi harap maklum.

source : http://kadorama-recaps.blogspot.com/2010/05/dong-yi-episode-13.html

0 komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...