Rabu, 25 Mei 2011

Gaya dada atau gaya katak

     Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Lalu Kedua belah tangan dibuka ke samping. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.

Langkah Pertama
Yang paling penting dalam gaya dada adalah kemampuan untuk menjaga posisi tubuh di permukaan, bahu harus sejajar dan pinggul juga harus datar ketika di dalam air.
Gerakkan (tendangkan) kaki secara berbarengan ke arah samping lalu berlanjut ke belakang.
Gerakan inilah yang biasanya paling bermasalah dari gaya dada yaitu ketika menggerakkan kaki bersama-sama seperti kodok. Dalam gaya dada cukup sulit untuk mensinkronkan kedua kaki untuk melakukan hal yang sama pada waktu yang sama pula. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mensinkronkan kaki ketika melakukan gaya dada :
  1.  Tekuk lutut dan angkat kaki lalu turunkan hingga bawah.
  2.  Putar kaki keluar (ke samping lalu kebelakang) hingga dapat mendorong kedepan dengan bagian bawah kaki (telapak kaki).
  3.  Gerakkan kaki keluar (ke samping lalu kebelakang) lagi, hingga kaki saling bertemu.
  4.  Luruskan kaki hingga lutut saling bersentuhan.
  5.  Kita dapat mencobanya dengan duduk di samping kolam renang dengan posisi kaki menggantung di dalam air. Atau, kita juga dapat melakukannya di  dalam air sambil berpegangan pada rel di dinding kolam dengan posisi kaki membentang ke belakang.
Langkah Kedua
Mulailah dengan meregangkan lengan ke depan, tepat di bawah permukaan air. Lalu tekan kedua tangan keluar (ke samping lalu ke bawah), pastikan tangan tetap berada di depan bahu. Selesaikan dengan meregangkan lengan ke depan lagi.
Lakukan bentangan panjang diantara setiap gerakan tangan (kayuhan) dan pastikan kita selalu bisa melihat tangan kita. Ini akan membantu kita untuk dapat mengontrol gerakan lengan kita dengan benar.
Ingat lengan dan kaki harus berada di dalam air sepanjang waktu, tanpa percikan (splash) sama sekali.

Langkah Ketiga
Dalam gaya dada (katak) posisi mengambil nafas yaitu ketika kedua tangan menekan ke bawah, lalu angkat wajah keluar dari air. Sa'at itulah kita mengambil nafas dalam-dalam, sebelum melakukan kayuhan lagi. 
Setelah mengambil nafas, masukkan wajah  kembali ke air saat meregangkan lengan ke depan untuk memulai kayuhan lagi. 




Langkah ke Empat
Langkah terakhir adalah melakukan gerakan bersama-sama (berbarengan), jadi :
  1. Gerakkan (tendangkan) kaki secara berbarengan ke arah samping lalu berlanjut ke belakang hingga mendorong ke depan.
  2. Regangkan lengan ke depan, tepat di bawah permukaan air. Lalu tekan kedua tangan keluar (ke samping lalu ke bawah), pastikan tangan tetap berada di depan bahu.
  3. Ketika kedua tangan menekan ke bawah, angkat wajah keluar dari air lalu ambil nafas dalam-dalam, dan lakukan meregangkan lengan ke depan (kayuhan) lagi. 
  4. Ulangi dari awal, terus lakukan berulang-ulang.

Gimana, udah tau teorinya??? K'lo iya...langsung aja nyebur...... 
BANZAIIIII....!!!!!!     
     


source : http://umarhadiwahyu.blogspot.com/2010/12/gaya-dada.html

0 komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...